SMP Negeri 3 Luwuk Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Tanamkan Nilai Iman dan Akhlak Mulia

Luwuk, 17 Januari 2026 — Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, SMP Negeri 3 Luwuk menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang bertempat di lapangan SMP Negeri 3 Luwuk. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah sebagai upaya menumbuhkan keimanan, ketakwaan, serta penguatan karakter peserta didik melalui nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Fadiyah Islami Putri siswa kelas VIII C selaku MC, dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMP Negeri 3 Luwuk, Hj. Misa., S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, kepala sekolah menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Rangkaian acara kemudian diisi dengan lantunan sholawat Nabi yang dibawakan oleh siswa-siswa muslim SMP Negeri 3 Luwuk, menciptakan suasana religius dan khidmat. Selanjutnya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilantunkan oleh Fauzan, siswa kelas VIII I, dengan penuh penghayatan.

Acara berlanjut dengan pembacaan narasi perjalanan Isra Mi’raj oleh Diffa, siswa kelas VII D, yang mengulas secara singkat peristiwa agung perjalanan Nabi Muhammad SAW. Memasuki acara inti, ceramah agama disampaikan oleh Bapak Ust. Waluyo, S.Ag., yang menekankan makna Isra Mi’raj sebagai dasar perintah salat dan pentingnya konsistensi ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana semakin semarak dengan penampilan teater bertema “Kisah Sahabat Abu Bakar” yang dibawakan oleh siswa-siswi SMP Negeri 3 Luwuk. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Isra Mi’raj oleh Friza, siswa kelas VIII G, yang mengajak peserta meneladani kejujuran, keimanan, dan keteguhan sahabat Nabi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Ust. Dendi Rustiandy, S.Pd., dilanjutkan dengan lantunan sholawat Nabi, sebelum akhirnya acara ditutup secara resmi oleh MC.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 3 Luwuk berharap peringatan Isra Mi’raj tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai religius dan akhlak mulia yang dapat diimplementasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.